Anggota PERIKHSA Wajib Patuhi Aturan Hukum Mengenai Kepemilikan dan Penggunaan Senjata Api Bela Diri


WALAKNEWS.com [ Jakarta ] – Bambang Soesatyo Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA) bersama Ketua Bidang Humas PERIKHSA Deddy Corbuzier membuka Seminar Hukum Angkatan I tentang aspek hukum atas senjata api bela diri.

Memberikan edukasi mengenai kepemilikan dan penggunaan senjata api bela diri. Dari aspek hukum administrasi tentang perijinan dan dari aspek hukum pidana tentang delik-delik penyalahgunaan senjata api serta sanksi yang dapat, atau yang tidak dapat diterapkan.

“Melalui seminar ini, para peserta mendapatkan berbagai pengetahuan seputar kepemilikan dan penggunaan senjata api bela diri. Misalnya, dalam Pasal 100 ayat (2) Perpol 1/2022, dengan tegas mewajibkan bagi pemegang senjata api non organik Polri/TNI untuk kepentingan bela diri, apabila menembakan senjata untuk melindungi diri dari ancaman yang membayakan keselamatan jiwa, harta benda, dan kehormatannya, harus segera melaporkannya kepada kepolisian setempat.

Hasil seminar ini juga akan menjadi masukan bagi Polri untuk menyamakan persepsi tentangaturan teknis penggunaan senjata api bela diri. Sekaligus memastikan sejauh mana senjata api bela diri harus melekat terhadap pemiliknya, mengingat mall dan pelayanan publik lainnya tidak membolehkan masuknya senjata api.

Disisi lain, mall dan pelayanan public lainnya juga belum memiliki kapasitas tempat penitipan senjata api yang memadai,” ujar Bamsoet saat membuka Seminar Aspek Hukum Atas Senjata Api Bla Diri, di Jakarta, Kamis (31/3/22) yang lalu.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PERIKHSA Ahmad Sahroni, Anggota Komisi I DPR RI juga Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PERIKHSA Bobby Adhityo Rizaldi, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri yang diwakili Kabidyanmas Baintelkam Polri Kombes Pol Witnu Urip Laksana, Presiden International Defensive Pistol Association (IDPA) Komjen Pol Petrus Golose yang diwakili Kasubdit Bantuan Hukum BNN Toton Rasyid, dan Aldwin Rahadian.[adm]

Berita Terkait

Top